Catatan dari Ekspedisi Kebudayaan Sungai Siak
 |
| Ikan Kayangan. Int. |
“DULU, ikan Kayangan adalah dewa bagi kami. Tapi kini…” Sepenggal kata-kata pak Ujang melecut miris hati kami. Lelaki bertubuh kurus yang tinggal di sebuah rakit (rumah kecil terapung di atas air) ini begitu berapi-api saat bercerita tentang ikan Arwana, yang dalam sebutan lokal dikenal dengan Ikan Kayangan. Bagi Pak Ujang, dan juga hampir separuh masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sungai Tapung Kanan, yang pekerjaan pokoknya adalah nelayan, Ikan Kayangan adalah 'Dewa Penyelamat' yang mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga jika ikan tangkapan susah atau tidak seberapa didapat.